Saturday, February 7, 2009

sebutir pasir...

Penakluk pertama Mount Everest, puncak tertinggi dunia di Pegunungan Himalaya, Sir Edmund Hillary, pernah ditanya wartawan apa yang paling ditakutinya dalam menjelajah alam. Dia lalu mengaku tidak takut pada binatang buas, jurang yang curam, bongkahan es raksasa, atau padang pasir yang luas dan gersang sekali pun! Lantas apa? “Sebutir pasir yang terselip di sela-sela jari kaki,” kata Hillary. Wartawan heran, tetapi sang penjelajah melanjutkan kata-katanya, “Sebutir pasir yang masuk di sela-sela jari kaki sering sekali menjadi awal malapetaka. Ia bisa masuk ke kulit kaki atau menyelusup lewat kuku. Lama-lama jari kaki terkena infeksi, lalu membusuk.


Tanpa sadar, kaki pun tak bisa digerakkan. Itulah malapetaka bagi seorang penjelajah sebab dia harus ditandu.” Harimau, buaya, dan beruang, meski buas, adalah binatang yang secara naluriah takut menghadapi manusia. Sedang menghadapi jurang yang dalam dan ganasnya padang pasir, seorang penjelajah sudah punya persiapan memadai. Tetapi, jika menghadapi sebutir pasir yang akan masuk ke jari kaki, seorang penjelajah tak mempersiapkannya. Dia cenderung mengabaikannya.
Apa yang dinyatakan Hillary, kalau kita renungkan, sebetulnya sama dengan orang yang mengabaikan dosa-dosa kecil. Orang yang melakukan dosa kecil, misalnya mencoba-coba mencicipi minuman keras atau membicarakan keburukan orang lain, sering menganggap hal itu adalah dosa yang kecil.


Karena itu, banyak orang yang kebablasan melakukan dosa-dosa kecil sehingga lambat laun jadi kebiasaan. Kalau sudah jadi kebiasaan, dosa kecil itu pun akan berubah jadi dosa besar yang sangat membahayakan dirinya dan masyarakat.
Melihat kemungkinan potensi kerusakan besar yang tercipta dari dosa-dosa kecil itulah, Nabi Muhammad saw mewanti-wanti agar ummatnya tidak mengabaikan dosa-dosa kecil seraya tidak melupakan amal baik kendati kecil juga. Dalam kisah disebutkan, seorang pelacur masuk surga hanya karena memberi minum anjing yang kehausan. Perbuatan yang cenderung dinilai sangat kecil itu ternyata di mata Allah punya nilai sangat besar karena faktor keikhlasannya. Bukankah semua roh yang ada di seluruh jagad ini, termasuk roh anjing tersebut, hakikatnya berasal dari Tuhan Yang Maha Pencipta juga? Itulah nilai setetes air penyejuk yang diberikan sang pelacur pada anjing yang kehausan.

Sunday, February 1, 2009

NAFSU...

Pernahkah anda melihat layang-layang yang cantik melayang-layang dan menari-nari di udara? Ia suatu pemandangan mengasyikkan! Tahukah anda mengapa layang-layang itu terus menjadi cantik dan mampu terus melayang-layang di udara dan mengasyikkan?

Ia disebabkan benangnya mantap dan tidak putus. Apabila benang itu putus, hilanglah kecantikan layang-layang itu. Akhirnya, tersadai di tempat yang tidak menentu, menanti kehancuran! Demikianlah dengan nafsu termasuk nafsu seks. Apabila benang agama terputus daripadanya manusia akan tersadai di tempat yang hina menanti kehancuran.


Nafsu itu diri. Ianya dalam diri. Ianya menyala-nyala. Berkobar-kobar. Diam dan pejam matamu. Rasakan ia. Malah ianya dalam sanubari, terpendam jauh dalam pelosok badan. Mencakar-cakar bukan? Menarik-narik. Merentap-rentap. Kamu boleh rasakan namun kamu tidak pasti dari mana sumber asalnya.


Beri ia makan. Beri ia minum. Beri ia puas. Beri apa saja. Biarkan ia makan dan biarkan ia menyala, tinggi. Nafsu itu api. Diberi makan nescaya ia puas, membesar dan membakar. Membakar dan menyala memakan diri kamu sendiri. Ke arah kemusnahan.


Maka diciptakan kaedah oleh ALLAH... Tuhan Sekalian Alam, yang tahu akan kelemahan manusia mengatasi gejala bahana nafsu ke atas diri sendiri yang lemah.


Ya, Dia tahu manusia itu pada fitrahnya lemah. Maka diciptakan cara untuk mengatasi api yang membakar. Berpuasalah selama sebulan. Berpuasa ibarat menahan dari memberi api itu makan. Api itu tidak bisa terpadam, namun apabila ia dikawal ia akan jadi kecil. Sekecil api lighter yang meliuk saat kamu menyalakan sesuatu. Bisa dikawal, malah dipadam.


Kawallah ia sebelum ia membakar. Dan ketahuilah segala apa yang disuruh oleh Pesuruh-Pesuruh sebelum ini, ada faedahnya. Supaya kita semua terkandung dalam ajaran yang lurus.


Supaya kita menjadi sempurna, bukan cacat rohani. Supaya kita menjadi manusia, bukan binatang. Supaya kita mempunyai akal sebagai pembimbing, bukan nafsu yang mengiakan apa saja, matlamat menghalalkan cara.


Sesungguhnya aku redha dengan Islam sebagai agamaku dan aku redha dengan segala apa yang diberitahu oleh para Pesuruh.

MEMPERKENALKAN JENIS-JENIS SYAITAN...

sebagai peringatan kita setiap hari dimana syaitan2 kurang ajar ini mengganggu hidup
harian yang mungkin selama ini kita tidar sedar hasutan mereka. Sampaikan kepada sekelian muslimin/muslimat yang lain semoga menjadi pedoman hidup hingga keakhir hayat , Insya'Allah .

Umar al-Khattab r. a berkata, terdapat 9 jenis anak syaitan:

1. Zalituun
Duduk di pasar/kedai supaya manusia hilang sifat jimat cermat.
Menggoda supaya manusia berbelanja lebih dan membeli barang-barang yang tidak perlu.

2. Wathiin
Pergi kepada orang yang mendapat musibah supaya bersangka buruk terhadap Allah.

3. A'awan
Menghasut sultan/raja/ pemerintah supaya tidak mendekati rakyat.
Seronok dengan kedudukan/kekayaan hingga terabai kebajikan rakyat dan tidak mahu mendengar nasihat para ulama.

4. Haffaf
Berkawan baik dengan kaki botol. Suka menghampiri orang yang berad! a di tempat-tempat maksiat (cth: disko, kelab mlm & tempat yg ada minuman keras).


5. Murrah
Merosakkan dan melalaikan ahli dan orang yg sukakan muzik sehingga lupa kepada Allah. Mereka ini tenggelam dalam keseronokan dan glamour etc.

6. Masuud
Duduk di bibir mulut manusia supaya melahirkan fitnah, gosip, umpatan dan apa sahaja penyakit yg mula dari kata-kata mulut.

7. Daasim (BERILAH SALAM SEBELUM MASUK KE RUMAH...)
Duduk di pintu rumah kita. Jika tidak memberi salam ketika masuk ke rumah, Daasim akan bertindak agar berlaku keruntuhan rumahtangga (suami isteri bercerai-berai, suami bertindak ganas, memukul isteri, isteri hilang pertimbangan menuntut cerai, anak-anak didera dan pelbagai bentuk kemusnahan rumah tangga lagi).

8. Walahaan
Menimbulkan rasa was-was dalam diri manusia khususnya ketika berwuduk dan solat dan menjejaskan ibadat-ibadat kita yg lain.

9. Lakhuus
Merupakan sahabat orang Majusi yang menyembah api/matahari.

Dan yang terakhir ni yang paling teruk! Tidak terdapat dlm mana2 hadiths... Cuma setakat peringatan sahaja.(SCROLL DI BAWAH)



10. Isetan.
Sebuah pasaraya yg terkemuka di seluruh duniawi. terdapat di
sekitar Lembah klang, singapore, Beijing &.....
Kebaikan: Memberi potongan harga pada Karnival jualan
Keburukan: Melalaikan manusia bershopping sehingga lupa waktu
sembahyang dan lupe yg lakinya dah tunggu kat kereta.
Pesanan ;
shopping tu agak2 sikit, jangan sampai berlebih2an pulak. Membazir
itulah sebenarnya amalan Syaitan

11. Hindusetan
Nie mereka2 yg menonton criter hindustan, sampai masuk waktu
sembahyang,maseh menyongg! ol depan
tv.....kapala keluar tanduk, tak sedar....... jadi lah hindusetan!! !